Mei 25, 2022

Nagaliga pusat informasi Bola Online 24 JAM.

Link altenatif Nagaliga : nagasuara.com , nagaliga. cc , trans7sport.com , Prediksinagaliga.com , nagaliga.xyz , nagaliga.me , nagaliga.info , nagaligasbo.com , nagaliga.best , nagaliga.club , nagaliga9.com , nagaligaqq.com , togelnagaliga.com

Skuat Manchester United Problematik

Nagaliga– Skuat Manchester United musim ini sungguh problematik.
Masalah itu akan menjadi PR besar buat diselesaikan sang pelatih
baru, Erik ten Hag.

Hasil buruk yang didapatkan dalam dua partai terakhir membuat ruang
ganti Manchester United jadi ‘beracun’. Beberapa pemain terlihat tidak
bahagia dengan situasi yang sedang dialami saat ini.

Setelah Manchester United kalah 1-3 dari Arsenal, Paul Scholes
memunculkan batang hidungnya dan berbicara soal kondisi ruang ganti
klub. Legenda the Red Devils itu mendengarkannya langsung dari Jesse
Lingard.

“Benar-benar kacau. Bencana di ruang ganti. Saya sempat berbicara
dengan Jesse di hari lain dan saya yakin dia takkan keberatan kalau
saya mengatakan ruang ganti kacau balau,” kata Scholes kepada DAZN.

Skuat yang Problematik

skuat-manchester-united-problematik
Begitu banyak tantangan yang harus dihadapi oleh Ten Hag di
Manchester United. Pertama-tama, ia sudah diberikan tanggung jawab
untuk melakukan perombakan skuat dengan dana yang tidak seberapa.

Seperti yang dilaporkan ESPN baru-baru ini, Manchester United hanya
menganggarkan uang hingga 150 juta pounds untuk dibelanjakan. Ten
Hag harus menjual pemain lebih dulu jika ingin bicara banyak di bursa
transfer.

Ruang ganti yang ‘toxic’ juga menjadi masalah tersendiri buat Ten Hag.
Belum lagi dengan kehadiran pemain bintang seperti Cristiano Ronaldo
yang kerap menuntut dimainkan lebih sering.

Di sisi lain, Ten Hag lebih banyak bekerja dengan pemain muda. Sejak
tahun 2017, ia berurusan dengan para jebolan akademi Ajax Amsterdam.
Ten Hag lebih handal mencetak ketimbang mengurus pemain bintang.

Bisa Tegas Jika Diperlukan

skuat-manchester-united-problematik
Begitu banyak masalah yang harus dihadapi Manchester United, apakah
Ten Hag mampu mengatasinya? Seperti yang dilaporkan Manchester
Evening News, ketakutan itu luntur setelah Daley Blind berbicara.

Blind rupanya turut andil dalam meyakinkan the Red Devils untuk
merekrut Ten Hag. Kendati sedang bermain di Ajax, Blind masih
berhubungan dengan sejumlah anggota klub yang ditemaninya ketika
masih di Manchester United.

Blind meyakinkan kalau Ten Hag adalah pelatih hebat dan bisa menjadi
tegas jika dibutuhkan. Salah satu contohnya pernah terlihat di media
sosial pada tahun 2019 lalu, saat Ten Hag meneriaki Noa Lang.

Noa Lang, yang saat itu berusia 20 tahun, mengeluh karena disuruh
berlari dari sisi belakang. Ten Hag pun menjawab: “Anda diam. Anda
harus mendengarkan. Cukup melakukannya saja. Tidak, hentikan. Ini
permainan kami semua, bukan cuma anda.”

(Manchester Evening News)