Mei 26, 2022

Nagaliga pusat informasi Bola Online 24 JAM.

Link altenatif Nagaliga : nagasuara.com , nagaliga. cc , trans7sport.com , Prediksinagaliga.com , nagaliga.xyz , nagaliga.me , nagaliga.info , nagaligasbo.com , nagaliga.best , nagaliga.club , nagaliga9.com , nagaligaqq.com , togelnagaliga.com

PSG Kalah, Fans Ricuh, Messi Tertahan di Parkiran

psg-kalah-fans-ricuh

PSG Kalah, Fans Ricuh, Messi Tertahan di Parkiran

Nagaliga– PSG kalah dari Rennes pada pekan ke-9 Ligue 1. Situasi lantas memburuk
karena terjadi bentrokan suporter. Lionel Messi dan kolega pun tertahan di
tempat parkir untuk waktu yang cukup lama.

PSG berjumpa Rennes pada laga Minggu (3/10/2021) malam WIB. Pada duel
yang digelar di Stadion Roazhon Park, PSG kalah dengan skor 2-0. Dua gol
Rennes dicetak Gaetan Laborde dan Flavien Tait.

Bagi PSG, ini adalah kekalahan pertama mereka musim ini. Bukan hanya
kalah, PSG juga gagal mencetak gol untuk pertama kalinya. Tapi, PSG masih
kokoh di puncak klasemen Ligue 1 dengan 24 poin.

Tertahan di Tempat Parkir
Laga Rennes vs PSG bukan hanya berjalan panas di lapangan, tapi juga di
luar lapangan. Fans tuan rumah dan fans PSG terlibat bentrok. Situasi yang
terjadi di luar stadion disebut cukup kacau.

Dikutip dari The Mirror, kekacauan di luar stadion membuat pemain kedua
tim sulit keluar dari stadion. Lionel Messi dan pemain PSG lain harus
menunggu di area parkir untuk waktu yang cukup lama sebelum situasi
terkendali.

Sementara, seorang pemain Rennes harus bersembunyi karena terjebak
dalam tempat yang salah. Dia harus bersembunyi untuk menghindari hal-hal
buruk yang mungkin dialami. Tapi, tidak ada laporan pemain yang terluka.

PSG Kalah, Fans Ricuh, Messi Tertahan di Parkiran

psg-kalah-fans-ricuh

Keributan suporter belakangan sering terjadi di Prancis. Musim lalu, ada
keributan besar usai laga PSG melawan Marseille. Musim, ini beberapa
kejadian buruk lainnya terjadi.

22 Agustus lalu, terjadi keributan pada laga Marseille melawan Nice. Dimitry
Payet mendapat lemparan botol. Laga ini tidak bisa dilanjutkan karena
keributan suporter. Nice mendapat hukuman pengurangan satu poin dan
tiga laga tanpa penonton.

Bukan hanya pada level domestik, saat Marseille menjamu Galatasaray di Liga
Europa, suporter kedua tim juga ribut. Kedua suporter saling lempar suar
dari tribune.

Respon Pemerintah Prancis
Jean-Michel Blanquer, Menteri Pendidikan Nasional, Pemuda dan Olahraga
Prancis, tentu sangat geram dengan situasi yang terjadi. Blanquer pun
mewacanakan bakal adanya hukuman larangan masuk stadion bagi suporter
yang terlibat kericuhan.

“Di masa lalu, beberapa klub berhasil mengakhiri hooliganisme yang tidak
dapat diterima ini. Ada orang-orang yang perlu dilarang masuk ke stadion di
masa depan karena perilaku ini,” kata Blanquer.

“Kita harus tegas. Orang-orang ini merusak citra olahraga,” ucap Blanquer.