Mei 29, 2022

Nagaliga pusat informasi Bola Online 24 JAM.

Link altenatif Nagaliga : nagasuara.com , nagaliga. cc , trans7sport.com , Prediksinagaliga.com , nagaliga.xyz , nagaliga.me , nagaliga.info , nagaligasbo.com , nagaliga.best , nagaliga.club , nagaliga9.com , nagaligaqq.com , togelnagaliga.com

Presiden La Liga Mengaku Bisa Buktikan PSG Curangi FFP

NagaligaPresiden La Liga, Javier Tebas, termasuk salah satu sosok yang
vokal mengkritik PSG beberapa tahun terakhir. Kini dia kembali bicara dan
menegaskan bahwa PSG telah melanggar FFP.

PSG memang dikenal sebagai salah satu klub kaya di sepak bola Eropa,
tepatnya sejak diakuisisi oleh Qatar Sports Investments di bawah pimpinan
Nasser Al-Khelaifi.

Cukup melihat skuad PSG untuk membuktikan betapa tangguhnya
kekuatan uang klub Prancis tersebut. PSG bisa merekrut Messi musim panas
lalu, padahal mereka sudah memiliki Neymar dan Kylian Mbappe.

Tidak hanya itu, PSG juga masih memiliki banyak bintang lain dengan gaji
besar seperti Sergio Ramos, Donnarumma, Wijnaldum, dan beberapa
pemain lain.

Kritik keras Tebas

presiden-la-liga-mengaku-bisa-buktikan-psg-curangi-ffp
FFP alias Financial Fair Play adalah aturan khusus yang diciptakan UEFA
untuk membentuk iklim bisnis yang lebih adil. Singkatnya, klub tidak boleh
membuat pengeluaran lebih besar dari pendapatan mereka.

PSG dikelola oleh pemilik kaya raya. Diduga uang pribadi pemilik menyokong
pengelolaan klub, inilah yang seharusnya dilarang.

“Saya mengkritik PSG karena mereka tidak bisa menghasilkan uang untuk
memiliki skuad seperti sekarang. Ini menyebabkan distorsi dalam persaingan
di ekonomi sepak bola Eropa,” ujar Tebas kepada l’Equipe via Goal.

“Bagaimana bisa PSG menjelaskan bahwa mereka memiliki skuad yang
bernilai nyaris 600 juta euro? Padahal dengan menjuarai Ligue 1 Anda tidak
mendapatkan lebih dari 45 juta euro. Ini mustahil.”

Siap sajikan bukti

Tebas tidak bicara kosong. Dia mengaku siap menyajikan bukti pendukung
pernyataannya. Menurutnya, sangat disayangkan bahwa PSG tidak bisa
menjelaskan situasi secara terbuka.

“Saya mengundang presiden PSG dan presiden Liga Prancis supaya kami bisa
menunjukkan angka-angka yang ada dan letak pelanggarannya. Mereka
tidak menjawab saya,” lanjut Tebas.

“Saya dapat menunjukkan dengan bukti angka pendukung, bahwa mereka
melakukan pelanggaran terhadap FFP.”

Bukan karena pemain

presiden-la-liga-mengaku-bisa-buktikan-psg-curangi-ffp
Diduga Tebas masih kesal karena PSG merekrut beberapa pemain terbaik La
Liga. PSG mendatangkan Neymar dan Messi, membuat La Liga jadi
kehilangan penonton.

“Saya tidak peduli jika Messi dan Neymar tetap di PSG. Poinnya adalah,
tindakan mereka sangat merugikan bagi sepak bola Eropa,” tutupnya.

Sumber: L’equipe