Mei 25, 2022

Nagaliga pusat informasi Bola Online 24 JAM.

Link altenatif Nagaliga : nagasuara.com , nagaliga. cc , trans7sport.com , Prediksinagaliga.com , nagaliga.xyz , nagaliga.me , nagaliga.info , nagaligasbo.com , nagaliga.best , nagaliga.club , nagaliga9.com , nagaligaqq.com , togelnagaliga.com

Newcastle Dirugikan Keputusan Wasit yang Kejam di Markas Chelsea

Newcastle Dirugikan Keputusan Wasit yang Kejam di Markas Chelsea

Nagaliga. – Dua pundit Sky Sports, Jamie Redknapp dan Micah
Richards kompak mengecam keputusan wasit yang tak memberikan
penalti untuk Newcastle di markas Chelsea, Minggu (13/3/2022).

Dalam laga Premier League 2021/22 pekan ke-29 ini, Newcastle harus
menelan kekalahan akibat gol tunggal yang dicetak Kai Havertz
pada menit ke-89.

Bagi Newcastle, kekalahan ini sekaligus mengakhiri rentetan tren
tak terkalahkan mereka yang sebelumnya sudah berjalan sembilan
pertandingan.

Kritik Jamie Redknapp

Redknapp menilai bahwa Newcastle sangat layak mendapat hadiah
penalti dari wasit David Coote ketika jersey Jacob Murphy ditarik
Trevoh Chalobah di kotak terlarang.

“Ini wasit yang kejam karena jika Anda tidak yakin Anda memiliki
kemewahan VAR,” ujar Redknapp.

“Bagaimana dia tidak bisa melihat itu, dia [Murphy] ditarik, Trevoh
Chalobah masuk dengan kaki yang salah, menggali dan menggali
lagi,”

“Ini penalti yang mencolok, jika Anda tidak bisa melihatnya dan
Anda juga memiliki VAR, David Coote perlu membuat keputusan
yang lebih baik,” tukasnya.

Penilaian Micah Richards

Sementara itu, Richards dalam kesempatan yang sama juga
mengecam keputusan Coote yang tak menghadiahkan penalti kepada
Newcastle untuk pelanggaran Chalobah kepada Murphy.

“Ini sangat jelas, penggemar Newcastle pasti bisa dirugikan dengan
situasi ini. Chalobah mendapatkan sisi yang salah, dia melabraknya
dua kali, dia merangkulnya dan kemudian mencoba untuk
mendapatkan bola. Ini adalah penalti,” tutur Richards.

“Saya pikir yang ini adalah kesalahan yang jelas dan jelas, siapa pun
bisa melihatnya. Pertama itu membuatnya [Murphy] kehilangan
keseimbangan dan kemudian dia [Chalobah] memasukkan kakinya.”