Mei 20, 2022

Nagaliga pusat informasi Bola Online 24 JAM.

Link altenatif Nagaliga : nagasuara.com , nagaliga. cc , trans7sport.com , Prediksinagaliga.com , nagaliga.xyz , nagaliga.me , nagaliga.info , nagaligasbo.com , nagaliga.best , nagaliga.club , nagaliga9.com , nagaligaqq.com , togelnagaliga.com

Man City Terhenti di Semifinal Liga Champions Usai kalah dari Madrid

NagaligaMan City, Josep Guardiola mengatakan kekalahan Manchester City dari
Real Madrid di semifinal Liga Champions terasa kejam dan ia
mengatakan dirinya bakal perlu waktu agak lama sebelum bisa
memulihkan diri dari hasil tersebut.

City berhasil masuk ke semifinal Liga Champions pada musim 2021-22
ini. Di leg pertama lawan Real Madrid, mereka berhasil menang 4-3.

Di leg kedua di Santiago Bernabeu, City makin yakin bisa melangkah ke
final. Sebab mereka mencetak gol lebih dahulu melalui Riyad Mahrez.

Tapi Madrid bisa bangkit dan mencetak tiga gol balasan. Man City
akhirnya kalah dengan agregat 6-5.

Kekalahan yang Kejam


Usai pertandingan tersebut, Josep Guardiola tampaknya begitu merasa
syok. Ia mengatakan kekalahan Manchester City dari Real Madrid ini
terasa begitu kejam.

Pasalnya, skuatnya sempat punya harapan lolos ke final Liga Champions.
Namun dalam sekejap harapan itu sirna begitu saja.

“Ya [rasanya kejam] kami sudah dekat. Akan tetapi pada akhirnya, kami
tidak bisa mencapainya,” kata Guardiola pada BT Sport.

“Di babak pertama kami tidak cukup baik tetapi kami tidak banyak
menderita. Setelah kami mencetak gol, kami lebih baik, kami menemukan
tempo kami dan para pemain merasa nyaman,” tuturnya.

“Kami tidak banyak menderita tetapi kami tidak menampilkan
permainan terbaik kami. Itu normal,” sambung Guardiola.

Butuh Waktu


Rasa syok itu tampak semakin nyata. Pasalnya Josep Guardiola
mengatakan dirinya dan skuat Manchester City akan butuh waktu lama
untuk memulihkan diri dari kekalahan melawan Real Madrid itu.

“Ini adalah semifinal dan para pemain dapat merasakan tekanan. Sepak
bola tidak dapat diprediksi, dan terkadang Anda harus menerimanya,”
ujarnya.

“Sekarang kami membutuhkan waktu. untuk memprosesnya dan kembali
dengan orang-orang kami di rumah,” tandas Guardiola.

Kutukan Dukun Afrika

Josep Guardiola sudah lama tak jadi juara Liga Champions. Ia terakhir
melakukannya bersama Barcelona pada tahun 2011 silam.

Ia gagal meraih prestasi bersama Bayern Munchen. Hal ini berlanjut
bersama Manchester City.

Padahal keduanya merupakan tim yang dipenuh pemain-pemain berkelas.
Salah fatu faktor yang diklaim membuat Guardiola makin lama puasa
gelar di Liga Champions adalah adanya kutukan dari para dukun Afrika
pada manajer plontos tersebut.

Ini tak lepas dari keputusan Guardiola yang kerap mencadangkan Yaya
Toure di tahun terakhirnya di Manchester City. Agen Yaya yakni
Dimitriy Seluk mengatakan keputusan sang manajer saat itu telah
membuat para dukun Afrika marah dan merapal mantra agar ia tak bisa
meraih gelar juara di Liga Champions.

Jadwal Pertandingan Manchester City
Pertandingan Manchester City berikutnya:

Pertandingan: Manchester City vs Newcastle

Venue: Etihad Stadium

Hari: Minggu, 8 Mei 2022

Jam: 22.30 WIB

Klasemen Premier League