Mei 29, 2022

Nagaliga pusat informasi Bola Online 24 JAM.

Link altenatif Nagaliga : nagasuara.com , nagaliga. cc , trans7sport.com , Prediksinagaliga.com , nagaliga.xyz , nagaliga.me , nagaliga.info , nagaligasbo.com , nagaliga.best , nagaliga.club , nagaliga9.com , nagaligaqq.com , togelnagaliga.com

Declan Rice Disarankan Jangan Dulu Gabung MU karena Ada Sosok Manajer Anyar Erik Ten Hag

Declan Rice

Declan Rice Disarankan Jangan Dulu Gabung MU karena Ada Sosok Manajer Anyar Erik Ten Hag

Declan Rice

Nagaliga.- Anton Ferdinand yang merupakan eks bek West Ham United
meminta Declan Rice untuk tak buru-buru bergabung dengan Manchester
United (MU).

Pasalnya, Setan Merah bakal ditangani oleh manajer baru mulai musim
depan. Ia menilai akan lebih baik bagi Declan Rice untuk mengamati
perkembangan MU sebelum hijrah ke Old Trafford.

Declan Rice memang telah lama dikaitkan dengan kepindahan ke MU.
Pesepak bola berusia 23 tahun itu menuai popularitas usai dirinya
dipercaya sebagai salah satu pemain reguler Inggris, serta masuk dalam
jajaran penggawa terbaik di Liga Premier.

Dilansir dari Metro, Rice adalah sosok kunci di balik keberhasilan The
Three Lions melangkah ke final Euro 2020 musim panas lalu. Ia juga
menjadi bagian integral yang membantu West Ham bersaing
memperebutkan posisi empat besar di klasemen Liga Inggris musim ini.

Bos anyar Manchester United, Erik ten Hag, pun diyakini sebagai
penggemar Rice. Pria berkepala plontos itu kemungkinan bakal
menyetujui kepindahan sang pemain dalam rangka mewujudkan
ambisinya untuk meraih gelar bersama Setan Merah.

Meski demikian, Anton Ferdinand justru berkata sebaliknya. Eks
penggawa The Hammers ini berharap Declan Rice dapat tinggal di
London Stadium, setidaknya selama satu musim lagi. Ia juga
menyarankan Rice untuk bersikap waspada dan mengawasi pola
permainan Setan Merah di bawah asuhan Erik ten Hag.

“Mancheser United bukanlah tempat yang tepat untuk dituju saat ini.
Mereka sedang melalui masa transisi besar-besaran,” kata Ferdinand
kepada The Sun, seperti dikutip dari Metro.

“Bagi saya pribadi, jika saya adalah Rice, Manchester United bukan
tempat yang akan saya tuju. Saya akan menunggu beberapa tahun lagi
untuk melihat apa yang dilakukan Ten Hag (di Old Trafford),” sambung
mantan pemain berusia 37 tahun tersebut.

Tak Ada Gunanya

Declan Rice

Lebih lanjut, Ferdinand menyebut Declan Rice juga perlu memastikan
apakah Erik ten Hag bisa menerapkan pola kerjanya di Ajax dan
membuat MU menjadi tim yang lebih kuat.

Pasalnya, kepindahan ke Setan Merah bakal menjadi tak berguna jika hal
itu tak bisa meningkatkan peluang Rice untuk meraih gelar.

“Apa gunanya meninggalkan West Ham untuk pergi ke klub yang tidak
mampu memperebutkan gelar. Anda (harusnya) bersaing untuk masuk ke
(kompetisi) Eropa. Itulah yang dilakukan West Ham–bersaing untuk
masuk ke Liga Champions,” ujar Ferdinand.

“Sebagai pesepak bola, saya tidak akan pergi ke tempat lain hanya
karena klub itu lebih besar (dari klub saya saat ini). Anda punya
segalanya (di West Ham) dan Anda adalah pemain utama,” pungkas eks
pesepak bola asal Inggris tersebut.

Sebagai informasi, West Ham saat ini bertengger di peringkat tujuh
klasemen sementara Liga Inggris dengan torehan 52 poin. Klub yang
dijuluki The Hammers itu hanya terpaut tiga angka dari Manchester
United yang menempati posisi enam dengan koleksi 55 poin.

Tak Mau Terima Kontrak di West Ham

Declan Rice

Rice sebelumnya dikabarkan enggan menandatangani kontrak baru
bersama West Ham. Padahal, pihak klub sudah tiga kali menyodorkan
tawaran demi memperpanjang masa tinggal pesepak bola berusia 23
tahun tersebut.

Declan Rice sejatinya berkesempatan menyandang predikat sebagai
pemain dengan bayaran termahal di London Stadium. Laporan Mirror
menyebut West Ham rela mengajukan tawaran senilai 200.000
poundsterling per pekan bagi sang pemain. Walau begitu, Rice tetap
ogah meneken kesepakatan baru bersama The Hammers.

Tak ingin tinggal diam, West Ham pun berencana menduplikat taktik
jitu Tottenham Hotspur demi mencegah kepindahan Rice. Menurut Daily
Star, klub yang ditukangi oleh David Moyes itu pantang menjual Declan
Rice jika pihak peminat tak bersedia menyodorkan dana sebanyak yang
mereka inginkan.

Moyes menilai transfer Rice harus dibayar dengan mahar tinggi, yakni
senilai lebih dari 150 juta poundsterling. Label 100 juta poundsterling,
yang disematkan pada anak asuhnya musim lalu, masih dianggap terlalu
murah.

“Hal pertama yang harus (saya) katakan adalah dia (Declan Rice) tidak
untuk dijual. Jika Anda tertarik, itu (harganya) akan lebih besar,” ujar
Moyes seperti dikutip dari Daily Mail kala itu.

“Seratus (juta poundsterling) tergolong murah musim lalu. Seratus lima
puluh (juta poundsterling) akan menjadi harga minimum, tetapi dia tidak
untuk dijual,” sambung pelatih berusia 58 tahun ini.

Team lain Lain

Declan Rice

Adapun Manchester United bukanlah satu-satunya klub yang tertarik
menyewa jasa Rice. Raksasa Liga Inggris Chelsea juga kerap dikaitkan
dengan kepindahan sang pemain dalam beberapa waktu terakhir.

Akan tetapi, manajer The Blues Thomas Tuchel menilai hal itu sulit
dilakukan. Alasannya, pemilik Chelsea Roman Abramovich tak bisa lagi
membiayai kebutuhan klub, lantaran diganjar sanksi oleh pemerintah
Inggris.

“Seperti yang Anda ketahui, kami biasanya tidak berbicara soal pemain
lain. Situasi saat ini memberi saya sedikit keuntungan karena kami
bahkan tidak bisa membeli, menjual, atau melakukan (apa pun) pada
pemain, jadi tidak ada yang perlu dipikirkan,” ujar Tuchel saat ditanya
soal potensi transfer Declan Rice, seperti dilansir dari Mirror pada 25
April lalu.

Terlepas dari hal itu, Tuchel tak menampik bahwa Declan Rice
merupakan pemain hebat. Manajer asal Jerman ini menganggap Rice
berhasil membuktikan eksistensinya sebagai salah satu pemain penting
dalam skuad.

“Saya menilainya (Declan Rice) dengan sangat tinggi. Bukan hanya
karena ia tampak seperti sosok yang baik–semua orang dari akademi
Chelsea mengatakannya–tetapi juga karena dia (berhasil) membuktikan
hal itu. Ini yang paling penting,” kata Tuchel, dikutip dari Mirror.

“Dia adalah kapten, dia bermain dengan penuh tanggung jawab, dia
sangat mengandalkan fisik. Dia (juga) merupakan pemain yang
berpikiran strategis. Sosok kunci bagi timnya. (Dia) kuat dalam bola
mati. Saya rasa itu bukanlah hal yang mengejutkan, semua orang bisa
melihatnya,” pungkas pelatih The Blues.

Sumber: Nagaliga