Mei 29, 2022

Nagaliga pusat informasi Bola Online 24 JAM.

Link altenatif Nagaliga : nagasuara.com , nagaliga. cc , trans7sport.com , Prediksinagaliga.com , nagaliga.xyz , nagaliga.me , nagaliga.info , nagaligasbo.com , nagaliga.best , nagaliga.club , nagaliga9.com , nagaligaqq.com , togelnagaliga.com

Barcelona Kalah dan Tersingkir

Nagaliga– Barcelona, Hasil mengejutkan tercipta dalam leg kedua perempat
final Liga Europa yang dilaksanakan hari Jumat (15/4/2022). Tim
raksasa Spanyol, Barcelona, di luar dugaan tumbang saat menjamu
Eintracht Frankfurt.

Pada pertemuan sebelumnya yang digelar di markas Frankfurt pekan
lalu, kedua tim bermain imbang 1-1. Kedudukan tersebut
mengharuskan adanya pemenang di leg kedua mengingat aturan gol
tandang telah dihapuskan.

Barcelona yang bertindak sebagai tuan rumah di leg kedua tampil
dominan dan hanya membiarkan Frankfurt mencatatkan penguasaan
bola 25 persen saja. Sayangnya, tim tamu bisa memanfaatkan setiap
peluang yang didapatkan.

Pada menit ke-67, gawang Barcelona telah kebobolan tiga kali oleh
Filip Kostic dan Rafael Santos Borre. Mereka hanya bisa membalas
dua kali lewat Sergio Busquets dan Memphis Depay, sehingga kalah
dengan skor 2-3.

Percaya Pada Gagasan yang Sekarang


Dengan demikian, Barcelona kalah secara agregat 3-4 dan
dinyatakan tersingkir dari pentas Liga Europa. Frankfurt berhak
bertahan di kompetisi tersebut dan melanjutkan langkahnya ke
babak semifinal.

Tentu ini mengecewakan buat pihak Barcelona. Apalagi mereka
sedang merasakan masa-masa bangkit sejak dipegang Xavi
Hernandez. Sang pelatih meminta semua pihak untuk tidak
kehilangan kepercayaan atas apa yang sedang timnya lakukan.

“Kami tidak boleh kehilangan jalur yang sedang diikuti, percaya
pada apa yang kami lakukan. Kami telah bermain dengan baik dalam
beberapa pertandingan, tapi kekalahan juga bagian dari sepak bola,”
kata Xavi kepada Mundo Deportivo.

Belajar dari Kesalahan


Kekalahan ini membuat harapan Barcelona menutup musim 2021/22
dengan trofi di genggaman semakin mengecil. Cuma La Liga yang
menyajikan harapan, tapi terasa semu karena adanya jarak dengan
Real Madrid selaku pemuncak klasemen.

Akan tetapi, tersingkir dari Liga Europa bukanlah sebuah kegagalan
buat mantan pelatih Al Sadd tersebut. Melainkan momen untuk
belajar dari kesalahan agar Barcelona bisa lebih baik di masa
mendatang.

“Kalau memang ini sebuah kegagalan, saya tidak mau menggunakan
kata itu, kami akan belajar lebih dari kesalahan kami,” katanya lagi.

“Kekalahan ini seharusnya membuat kami jadi lebih percaya pada
gagasan kami. Ini cuma masalah waktu dan kesabaran saja,”
pungkasnya.

(Mundo Deportivo via Football Espana)