Situs Resmi Piala Dunia Qatar 2022

September 28, 2022

Nagaliga pusat informasi Bola Online 24 JAM.

Link altenatif Nagaliga : nagasuara.com , nagaliga. cc , trans7sport.com , Prediksinagaliga.com , nagaliga.xyz , nagaliga.me , nagaliga.info , nagaligasbo.com , nagaliga.best , nagaliga.club , nagaliga9.com , nagaligaqq.com , togelnagaliga.com

Tumbang dari Villarreal, Bayern Munchen Terlalu Percaya Diri Akan Balas Dendam pada Leg Kedua Perempat Final Liga Champions

Bayern Munchen

Kalah Dari Villarreal, Munchen  Akan Balas pada Leg Kedua Perempat Final Liga Champions

Bayern Munchen

Nagaliga.- Bayern Munchen takluk dari Villarreal pada laga leg pertama
perempat final Liga Champions, Kamis (7/4/2022) dini hari WIB.
Meski kalah, Bayern yakin mampu balas dendam pada pertemuan
kedua.

The Bavarians bertandang ke markas Villarreal di Estadio de la
Ceramica. Bermain di kandang lawan, Bayern Munchen menyerah
dengan skor 0-1. Gol Villarreal dicetak Arnaud Danjuma pada menit
ke-8.

Bagi Bayern, ini adalah hasil yang cukup buruk. Sebab, untuk
pertama kalinya, Thomas Muller dan kolega kalah dan gagal
mencetak gol di Liga Champions musim ini.

Padahal, Bayern punya cukup banyak peluang. Mereka melepaskan
21 tembakan sepanjang laga. Hanya saja, Bayern Munchen tidak
efektif dan memperoleh empat peluang bagus.

Bagi pelatih Bayern, Julian Nagelsmann, tak ada yang perlu
dibesar-besarkan dari hasil ini. Nagelsmann mengakui Die Roren
tidak bermain optimal pada semua aspek. Tetapi, dia masih percaya
diri bisa lolos ke semifinal.

“Bayern Munchen tidak bermain bagus hari ini di area mana pun.
Fakta skor hanya 1-0 berarti kami memiliki kepercayaan diri untuk
leg kedua,” kata Nagelsmann di situs resmi klub.

Tidak Berjalan Sesuai Rencana

Bayern Munchen

Nagelsmann mungkin berkaca pada hasil babak 16 Besar. Pada leg
pertama, Bayern Munchen ditahan Salzburg dengan skor 1-1. Lalu,
dalam laga leg kedua di Allianz Arena, Die Roten mengamuk dan
memenangkan laga dengan skor telak 7-1.

“Kami pantas kalah. Kami tidak bagus hari ini. Kami tidak punya
energi dalam pertahanan kami di babak pertama dan tidak ada
peluang untuk mencetak gol. Babak kedua agak liar dan kami tidak
bisa mengendalikan,” kata Nagelsmann.

Nagelsmann kemudian menjelaskan apa yang salah dengan Bayern.
Rencana yang disiapkan mantan pelatih RB Leipzig itu tidak
berjalan dengan baik. Nagelsmann ingin Bayern lebih agresif di lebar
lapangan untuk membongkar pertahanan lawan.

Komentar Julian Nagelsmann

Komentar Julian Nagelsmann

Pada babak kedua, Nagelsmann memainkan Leroy Sane
mengaplikasikan ide itu. Begitu juga dengan Leon Goretzka. Tetapi,
rencana Nagelsmann tidak bisa dieksekusi para pemain.

“Villarreal melakukannya dengan baik. Mereka adalah tim yang bisa
bermain keluar. Ide untuk babak kedua adalah punya ball possesion
lebih dan memainkan bola ke sayap. Tetapi kami tidak benar-benar
mengelolanya dengan baik,” tutup Nagelsmann.

Sumber: Nagaliga