Situs Resmi Piala Dunia Qatar 2022

September 27, 2022

Nagaliga pusat informasi Bola Online 24 JAM.

Link altenatif Nagaliga : nagasuara.com , nagaliga. cc , trans7sport.com , Prediksinagaliga.com , nagaliga.xyz , nagaliga.me , nagaliga.info , nagaligasbo.com , nagaliga.best , nagaliga.club , nagaliga9.com , nagaligaqq.com , togelnagaliga.com

Terkesan Menyerah Latih Tottenham, Antonio Conte Dianggap Memalukan!

Terkesan Menyerah Latih Tottenham, Antonio Conte Dianggap Memalukan!

Nagaliga. – Baru-baru ini Antonio Conte melontarkan komentar kontroversial. Conte
seolah-olah menyerah melatih Tottenham karena rentetan hasil buruk di Premier
League.

Kamis (24/2/2022), Tottenham kalah 0-1 dari Burnley dalam duel lanjutan Premier
Laegue 2021/22. Kekalahan inilah yang tampaknya jadi tamparan keras bagi Conte.

Betapa tidak, dengan hasil ini berarti Tottenham hanya satu kali menang dari lima
pertandingan terakhir di Premier League. Mereka menelan empat kekalahan buruk.

Satu-satunya kemenangan Tottenham diraih atas Manchester CIty, sang juara
bertahan. Nahas, mereka justru kalah dari Burnley, tim papan bawah.

Kata Conte

Kekalahan beruntun ini sepertinya jadi pukulan telak untuk Conte. Dia adalah pelatih
top dengan jaminan juara, tapi faktanya sejauh ini Conte tidak bisa berbuat banyak.

Conte menegaskan bahwa dia punya ambisi kuat sebagai pelatih top. Dia ingin

mengembangkan Spurs untuk bersaing di papan atas. Masalahnya, sekarang Co
mulai ragu dengan kemampuannya.

“Saya tidak bisa menerima situasi ini. Saya harus bicara dengan klub.
Tottenham harus membuat penilaian soal saya. Kami harus menemukan
solusi terbaik. Saya tidak bisa terima terus kalah seperti ini. Maaf,” kata Conte

Seharusnya malu

Komentar Conte ini lantas memicu reaksi besar. Conte adalah pelatih top dengan
jaminan trofi, tapi dia begitu mudahnya mengaku menyerah setelah gagal
mengembangkan Tottenham.

Situasi ini juga diamati oleh analis Premier League, Simon Jordan. Menurutnya,
Conte seharusnya malu telah mengeluarkan komentar seperti itu.

“Menurut saya, Anda harus mengamati bahasa yang dia [Conte] gunakan. Dia berkata
bahwa ‘fans layak mendapatkan lebih baik’, memang mereka layak mendapatkannya,
dimulai dari Anda!” kata Jodran di talkSPORT.

“Seharusnya dia malu setelah dikalahkan Burnley dan seharusnya dia malu dengan
laju buruk tim, sebab dia bertanggung jawab untuk itu.”

Kekanak-kanakan

Bahkan, Jordan mengklaim bahwa Conte telah bersikap kekanak-kanakan dalam
wawancara tersebut. Conte adalah pelatih tim, seharusnya dia pasang badan dan
menunjukkan keberaniannya.

“Menurut saya wawancara itu sangat kekanak-kanakan. Itu wawancara yang sangat
buruk, tidak profesional,” tutup Jordan.