Situs Resmi Piala Dunia Qatar 2022

Oktober 4, 2022

Nagaliga pusat informasi Bola Online 24 JAM.

Link altenatif Nagaliga : nagasuara.com , nagaliga. cc , trans7sport.com , Prediksinagaliga.com , nagaliga.xyz , nagaliga.me , nagaliga.info , nagaligasbo.com , nagaliga.best , nagaliga.club , nagaliga9.com , nagaligaqq.com , togelnagaliga.com

Real Madrid Sudah Juara Liga Spanyol dan Bisa Raih Titel Liga Champions, Carlo Ancelotti Dituduh Minim Taktik?

Real Madrid Sudah Juara Liga Spanyol dan Bisa Raih Titel Liga Champions, Carlo Ancelotti Dituduh Minim Taktik?

BILBAO, SPAIN - MAY 16: Nacho Fernandez of Real Madrid celebrates after scoring his team's first goal during the La Liga Santander match between Athletic Club and Real Madrid at Estadio de San Mames on May 16, 2021 in Bilbao, Spain. Sporting stadiums around Spain remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Diego Souto/Quality Sport Images/Getty Images)

Nagaliga.- Pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti, memiliki peluang
yang sangat bagus untuk mempersembahkan dua gelar juara pada
musim ini, La Liga Spanyol dan Liga Champions. Los Blancos saat
ini sudah memastikan diri menjadi juara La Liga Spanyol dan bakal
tampil di final Liga Champions.

Meski sudah berstatus juara La Liga Spanyol, Real Madrid tetap
tampil maksimal. Levante menjadi korban terbaru, di mana Los
Blancos menang telak 6-0 dalam laga jornada 36 La Liga Spanyol,
Jumat (13/5/2022) dini hari WIB.

Carlo Ancelotti melakukan sejumlah rotasi dalam pertandingan
tersebut. Namun, permainan Real Madrid tetap terbilang impresif.
Enam gol dalam satu pertandingan tentu bukan catatan remeh.

Carlo Ancelotti pun terkesan membebaskan pemain Real Madrid
untuk tampil sesuai peran di posisi masing-masing. Namun, kritik
tetap datang kepada pelatih asal Italia itu.

Di Anggap Tanpa Taktik

Real Madrid

Keberhasilan membawa Real Madrid menjuarai La Liga Spanyol
dan masuk ke final Liga Champions tentu bukan catatan yang
sepele. Sayangnya, Ancelotti tetap saja diterpa kabar miring.

Pelatih asal Italia itu dianggap sangat terbantu oleh faktor
keberuntungan. Carlo Ancelotti dinilai tidak terlalu ahli dalam
merancang taktik untuk tim asuhannya.

Bahkan Ancelotti dianggap beruntung memiliki pemain-pemain
senior, seperti Karim Benzema dan Luka Modric yang kerap kali
menjadi penentu di pertandingan penting.

Pemain-pemain Real Madrid tampak sudah tahu betul apa yang
perlu dilakukan di lapangan, tanpa perlu instruksi berlebihan dari
pelatih.

Taktik untuk Final Liga Champions

Real Madrid

Terkini, Ancelotti juga bicara soal rencana taktiknya untuk final
Liga Champions nanti. Real Madrid akan melawan Liverpool dalam
laga puncak kompetisi Eropa itu.

Menariknya, Carlo Ancelotti menegaskan bahwa tidak ada formasi
yang kaku untuk Real Madrid. Taktik mereka bisa berubah dengan
cepat, tergantung siapa yang menjadi lawannya.

“Kami akan bermain dengan formasi 4-3-3, kemudian kami bisa saja
berubah menjadi 4-4-2. Tidak ada sistem yang pasti,” tegas Carlo
Ancelotti.

“Untuk menekan gelandang bertahan lawan, kami bisa
melakukannya seperti lawan Man City. Kami mulai dengan 4-3-3,
lalu menempatkan Luka Modric untuk mengejar Rodri. Kami
mengubah sistem menjadi 4-1-4-1,” lanjutnya.

Tergantung Lawan

Real Madrid

Intinya, Carlo Ancelotti menegaskan bahwa Real Madrid harus
bermain responsif. Duel kontra Liverpool nanti, Real Madrid
menyesuaikan dengan kekuatan lawan.

“Gagasan bermain kami tidak akan banyak berubah. Tapi,
tergantung bagaimana pertahanan kami dan bagaimana permainan
lawan, soal bagaimana kami bertahan menghadapi mereka,” tutup
Ancelotti.

Sumber: Nagaliga

Klasemen Liga Spanyol

Klasemen Liga Spanyol