Mei 29, 2022

Nagaliga pusat informasi Bola Online 24 JAM.

Link altenatif Nagaliga : nagasuara.com , nagaliga. cc , trans7sport.com , Prediksinagaliga.com , nagaliga.xyz , nagaliga.me , nagaliga.info , nagaligasbo.com , nagaliga.best , nagaliga.club , nagaliga9.com , nagaligaqq.com , togelnagaliga.com

Kutukan Kapten Arsenal

Kutukan Kapten Arsenal

nagaliga. Keputusan Arsenal mencopot ban kapten Pierre-Emerick Aubameyang
mungkin tidak terlalu mengejutkan bagi fans setia The Gunners. Faktanya,
Arsenal memang punya riwayat buruk dengan kapten tim.

Selasa (14/12/2021), Mikel Arteta mengumumkan bahwa Aubameyang telah
dibebaskan dari tugas sebagai kapten tim. Keputusan ini sulit, tapi harus diambil
Arteta karena alasan yang jelas.

Aubameyang membuat masalah di luar lapangan karena bertindak indisipliner.
Dia melanggar aturan yang sudah disepakati bersama dan akibatnya merusak
keharmonisan tim.

Arsenal tidak menjelaskan secara detail mengenai tindakan indisipliner yang
dilakukan Aubameyang. Yang jelas ini bukan pertama kalinya Auba melakukan
kesalahan demikian.

Tak hanya itu, masalah kapten tim sepertinya sudah jadi riwayat buruk bagi
Arsenal. Mengapa begitu?

Kasus Granit Xhaka

http://95.216.234.196/
Sebelum kasus Aubameyang, Arsenal sudah terlebih dahulu bermasalah dengan Granit Xhaka.

Padahal Xhaka dianggap sebagai salah satu kapten terbaik Arsenal
di era modern ini.

Xhaka tersandung kasus pada November 2019. Saat itu dia ditarik keluar oleh
Unai Emery dalam pertandingan kontrak Crystal Palace. Fans Arsenal tampaknya
kecewa dengan performa Xhaka, mereka meneriaki dan mengkritik Xhaka selagi
dia berjalan keluar lapangan.

Sayangnya, Xhaka kehilangan kontrol dirinya dalam momen itu. Dia membalas
cemoohan fans dengan menangkat tangan dan menunjukkan gestur
menantang.

Akibatnya, Unai Emery terpaksa mencopot ban kapten Xhaka. Keputusan ini pun
sulit bagi Emery.

Sebelum Xhaka, kasus kapten Arsenal sudah terjadi turun-temurun dari generasi
ke generasi. Ada satu dua nama kapten yang tidak terlibat masalah, tapi hampir
semua tersandung kasus.

Kapten-kapten sebelumnya

Berikut riwayat buruk kapten Arsenal dalam beberapa tahun terakhir:

Laurent Koscielny: Sempat jadi idola fans Arsenal, lalu menolak tur pramusim ke
Amerika Serikat dan memaksakan transfer ke Bordeaux.
Per Mertesacker: Tidak ada masalah.
Mikel Arteta: Tidak ada masalah.
Thomas Vermaelen: Cedera kambuhan sejak dipercaya jadi kapten, lalu memilih
hengkang.
Robin van Persie: Sempat jadi striker andalan Arsenal, lalu terang-terangan
hengkang ke rival.
Cesc Fabregas: Seharusnya jadi ikon Arsenal, tapi memilih pulang ke Barcelona.
William Gallas: Hanya tiga bulan jadi kapten Arsenal karena mengkritik rekan
setim di depan publik.
Thierry Henry: Tidak ada masalah.
Nah mengingat riwayat buruk tersebut, Arteta sekarang harus berhati-hati dalam
menunjuk kapten tim Arsenal berikutnya. Ada beberapa kandidat seperti Ben
White dan Gabriel Magalhaes yang dianggap cocok.