Situs Resmi Piala Dunia Qatar 2022

Oktober 5, 2022

Nagaliga pusat informasi Bola Online 24 JAM.

Link altenatif Nagaliga : nagasuara.com , nagaliga. cc , trans7sport.com , Prediksinagaliga.com , nagaliga.xyz , nagaliga.me , nagaliga.info , nagaligasbo.com , nagaliga.best , nagaliga.club , nagaliga9.com , nagaligaqq.com , togelnagaliga.com

Juventus Sudah Temukan Formula Lini Tengah

Juventus Sudah Temukan Formula Lini Tengah

Nagaliga. – Lini tengah sempat menjadi masalah Juventus di sepanjang
musim 2021/22. Namun seharusnya, sektor tersebut tak lagi menjadi
kelemahan karena Massimiliano Allegri sudah punya formula yang tepat.

Juventus hidup setengah mati dari awal musim 2021/22 hingga bulan
Januari kemarin. Mereka mengawali Serie A dengan cara yang buruk,
sampai kemudian meningkat ke level inkonsisten seiring waktu berjalan.

Manajemen klub menyadari itu dan langsung melakukan pergerakan di
bursa transfer musim dingin kemarin. Hasilnya terlihat pada pekan
terakhir, di mana Juventus mendatangkan Dusan Vlahovic dan Denis
Zakaria.

Allegri Sudah Temukan Formulanya

Dua pemain tersebut ibarat kepingan terakhir dalam rencana Allegri
membawa Juventus kembali kuat. Mereka tampil sangat impresif pada
laga debutnya kontra Hellas Verona, yang di mana Juventus keluar
sebagai pemenang dengan skor 2-0.

Zakaria mencetak gol bersama Dusan Vlahovic. Kehadiran eks pemain
Borussia Monchengladbach tersebut ibarat kepingan terakhir Allegri
untuk menyempurnakan lini tengah Juventus. Sekarang, ia sudah
memiliki formula yang tepat buat sektor itu.

“[Rodrigo] Bentancur pergi, tapi kami mendatangkan [Denis] Zakaria,
pemain yang sangat bagus. Arthur juga berkembang, dia bermain dengan
sangat baik pada hari Minggu lalu, dia seperti anak-anak, selalu berlari
di belakang bola.”

Penilaian Tinggi Buat Rabiot

Kehadiran Adrien Rabiot membuat Allegri semakin lega. Pria asal
Prancis itu kerap menghadapi kritik karena performanya dianggap
berada di bawah standar, tapi Allegri punya penilaian tinggi
terhadapnya.

Rabiot bisa menyajikan kualitas dan kuantitas. Dia tumbuh sebagai
No.10 dan saya pikir dia mampu mencetak 10 gol per musim,” kata Allegri
lagi.

Saya paham bahwa dia adalah pesepakbola yang berbeda, dengan
tanggung jawab yang berbeda pula dan kami harus menilai pemain dengan
berfokus pada apa yang mereka bisa lakukan,” pungkasnya.

Tapi secara kuantitas, Juventus sebenarnya kekurangan stok di lini
tengah. Mereka cuma punya lima gelandang untuk mengisi tiga slot yang
ada. Pada bulan Januari, mereka sempat mencoba merekrut Nahitan
Nandez dari Cagliari namun gagal terealisasi.