Situs Resmi Piala Dunia Qatar 2022

Oktober 4, 2022

Nagaliga pusat informasi Bola Online 24 JAM.

Link altenatif Nagaliga : nagasuara.com , nagaliga. cc , trans7sport.com , Prediksinagaliga.com , nagaliga.xyz , nagaliga.me , nagaliga.info , nagaligasbo.com , nagaliga.best , nagaliga.club , nagaliga9.com , nagaligaqq.com , togelnagaliga.com

Imbas Konflik Rusia-Ukraina, Roman Abramovich Bisa Diusir dari Chelsea

Imbas Konflik Rusia-Ukraina, Roman Abramovich Bisa Diusir dari Chelsea

Nagaliga. – Konflik Rusia-Ukraina membawa dampak buruk ke segala aspek, termasuk
sepak bola. Teranyar, muncul wacana untuk mendepak Roman Abramovich dari
Chelsea.

Kamis (24/2/2022) kemarin, Rusia resmi meluncurkan serangan ke Ukraina. Vladimir
Putin memerintahkan perebutan kekuasaan, diduga agar Ukraina tunduk di bawah
pemerintahan Rusia.

Konflik masih berlangsung sampai saat ini. Aksi Rusia juga menimbulkan respons
dari dunia internasional. Beberapa negara ytang berhubungan dengan Rusia
menjatuhkan sanksi keras.

Sebagai contoh, final Liga Champions musim ini seharusnya dimainkan di Gazprom
Arena (Krestovsky Stadium), markas Zenit St. Petersburg di Rusia. Namun, akibat
insiden ini, venue final kemungkinan besar dipindah.

Sanksi pun masih mungkin berlanjut ke beberapa aspek, termasuk kepemilikian klub
sepetrti Roman Abramovich di Chelsea.

Roman Abramovich dan Rusia

Singkatnya, negara-negara yang menentang perang akan menjatuhkan sanksi besar-
besaran agar Rusia merugi. Biasanya sanksi terkait dengan keuangan atau sumber
daya lain.

Kasus ini bisa melebar sampai ke orang-orang penting Rusia yang bekerja di negara
lain, seperti Roman Abramovich, pemilik Chelsea.

Saat ini, Abramovich bahkan tidak bisa tinggal di Inggris karena larangan pemerintah.
Dia pernah terlibat masalah politik di luar lapangan.

Tahun 2018, Abramovich mendapatkan paspor Israel yang mengizinkannya memasuki
wilayah Britain selama enam bulan. Namun, kemungkinan besar dia tidak bisa
mendapatkan visa permanen di UK.

Dipaksa meninggalkan Chelsea?

Terkini, Christ Bryant sebagai anggota parlemen UK menyuarakan pendapatnya.
Menurutnya, Roman Abramovich sebaiknya dipaksa melepas Chelsea sebagai salah
satu contoh sanksi untuk Rusia.

Singkatnya, Abramovich memang tidak terlibat langsung di balik keputusan politik
Rusia, tetapi dia tetap memberikan dukungan di balik layar. Abramovich juga
mengenal langsung Vladimir Putin.

Jelas, Mr. Abramovich seharusnya tidak bisa lagi memiliki klub sepak bola di negara
ini?” kata Bryant. “Jelas, seharusnya kita mulai mencari cara merebut sebagian
asetnya, termasuk rumah senilai 152 juta pounds?”

Tentu komentar Bryant ini cukup mengkhawatirkan bagi fans Chelsea, tapi sejauh ini
ucapannya hanya sekedar usul. Belum ada keputusan apa pun terkait status Roman
Abramovich di Chelsea.