Situs Resmi Piala Dunia Qatar 2022

Oktober 1, 2022

Nagaliga pusat informasi Bola Online 24 JAM.

Link altenatif Nagaliga : nagasuara.com , nagaliga. cc , trans7sport.com , Prediksinagaliga.com , nagaliga.xyz , nagaliga.me , nagaliga.info , nagaligasbo.com , nagaliga.best , nagaliga.club , nagaliga9.com , nagaligaqq.com , togelnagaliga.com

Bruno Fernandes Sering Marah dan Protes

Bruno Fernandes Sering Marah dan Protes

Nagaliga – Bahasa tubuh Bruno Fernandes dinilai sebagai contoh yang
buruk untuk para pemain muda Manchester United. Bruno
Fernandes harus mengurangi ‘hobi’ marah-marah di lapangan dan
menyalahkan pemain lain.

United mengalami beberapa momen sulit pada musim 2021/2022 ini.
Mereka memang lolos ke babak 16 Besar Liga Champions, tetapi
gagal di Carabao Cup dan kesulitan bersaing untuk gelar juara di
Premier League.

United telah mendepak Ole Gunnar Solskjaer dan menunjuk Ralf
Rangnick sebagai manajer baru. Tapi, krisis yang terjadi belum
benar-benar usai. Performa tim masih belum sesuai dengan harapan.

Jangan Marah Terus, Bruno!


Para pemain senior United belakangan mendapat sorotan. Cristiano
Ronaldo sering langsung masuk ke ruang ganti saat tim tampil buruk.
Ronaldo tidak menyapa fans atau bersalaman dengan pemain lain.

Bruno Fernandes juga mendapat banyak sorotan. Fernandes sering
menunjukkan bahasa tubuh yang buruk. Dia acap kali mengangkat
tangan tanda kecewa. Dia juga sering marah-marah dengan situasi di
lapangan.

Bruno Fernandes salah satu (pemain United dengan bahasa tubuh
yang buruk). Dia pemain yang fantastis, sangat luar biasa sejak dia
datang ke klub,” kata Alan Hutton.

Fernandes mengangkat tangannya ke udara, menyalahkan orang
lain. Ini skuad dengan banyak pemain muda, seperti Greenwood. Ada
harapan besar agar dia membantu mereka berkembang dan maju,”
tegasnya.

Lari dan Tekel!


Selebrasi dua pemain Manchester United, Bruno Fernandes dan
Edinson Cavani

Menurut Alan Hutton, pemain United tidak seharusnya menunjukkan
bahasa tubuh seperti Bruno Fernandes. Mereka harus menunjukkan
tanggung jawab lebih. Harus memberikan aura positif walau
situasinya sulit.

Ada banyak kabar miring. Itu tidak baik. Saya mendengar tentang
hal-hal di balik layar dan bahwa ruang ganti tidak bahagia. Sebagai
orang luar, yang paling menonjol adalah bahasa tubuh pemain,
katanya.

Anda bisa mengalami kemerosotan, itu bisa saja terjadi, tetapi Anda
masih harus melakukan tekel, Anda masih bisa berlari di lapangan,”
tegas eks pemain Aston Villa tersebut.