Mei 25, 2022

Nagaliga pusat informasi Bola Online 24 JAM.

Link altenatif Nagaliga : nagasuara.com , nagaliga. cc , trans7sport.com , Prediksinagaliga.com , nagaliga.xyz , nagaliga.me , nagaliga.info , nagaligasbo.com , nagaliga.best , nagaliga.club , nagaliga9.com , nagaligaqq.com , togelnagaliga.com

Antisipasi Serangan PSG, Flick Ingin Bayern Perkuat Pertahanan

Antisipasi Serangan PSG

NAGALIGA – LISBON – Bayern Muenchen boleh saja membukukan rekor sempurna selama mengikuti Liga Champions musim ini. Mulai penyisihan grup hingga semifinal, jawara Bundesliga itu selalu menang. Tapi, bukan berarti hasil serupa akan diraih saat bentrok Paris Saint Germain (PSG) di final.

Setelah melibas Olympique Lyon 3-0, Bayern diyakini akan keluar sebagai juara Liga Champions. Pasalnya, tim asuhan Hans-Dieter Flick terus menjaga hegemoninya di kompetisi ini. Apalagi, dengan tingginya produktivitas.

Tapi, Flick tidak sependapat. Penerus Niko Kovac itu menyatakan butuh banyak hal agar Bayern bisa mengalahkan jawara Ligue 1 tersebut. Salah satunya adalah meningkatkan pertahanan karena Les Parisiens punya Neymar, Kylian Mbappe dan Angel Di Maria.

Nyatanya, PSG merupakan tim tersubur kedua di Liga Champions 2019/2020 dengan mengemas 25 gol, termasuk saat melibas RB Leipzig 3-0. Flick mengakui kalau daya serang PSG sama bagusnya dengan Lyon atau sedikit lebih tinggi.

“Saya tidak setuju kalau kualitas pemain berkarakter menyerang Lyon jauh lebih buruk dari PSG. Tapi, saya mengakui kami harus meningkatkan pertahanan (saat melawan PSG). Kami kehilangan terlalu banyak bola yang tidak boleh terjadi lagi di final,” ucap Flick.

Duel melawan Lyon menjadi bukti masih adanya celah di lini belakang. Walau bisa mencatat clean sheet, lawan masih bisa menusuk ke kotak penalti. Kelemahan ini harus segara diatasi jika tidak ingin jadi korban kebuasan PSG.

“Kami tidak bertahan dengan baik seperti laga sebelumnya. Itu membuat lawan bisa menerobos garis pertahanan. Kami akan menganalisa pertandingan ini. Tapi, kami juga harus mengisi ulang baterai untuk final melawan PSG dan memenangkan gelar,” pungkas Flick.

sumber