Mei 29, 2022

Nagaliga pusat informasi Bola Online 24 JAM.

Link altenatif Nagaliga : nagasuara.com , nagaliga. cc , trans7sport.com , Prediksinagaliga.com , nagaliga.xyz , nagaliga.me , nagaliga.info , nagaligasbo.com , nagaliga.best , nagaliga.club , nagaliga9.com , nagaligaqq.com , togelnagaliga.com

Alasan Sederhana Charlie Patino Gabung Arsenal

Nagaliga. – Pada usia belia, Charlie Patino cukup beruntung karena banyak klub papan
atas Inggris yang meminati jasanya. Namun pada akhirnya, ia memilih meniti
kariernya bersama Arsenal.

Patino bergabung dengan the Gunners ketika usianya masih 11 tahun. Transfernya
dari Luton FC ke Emirates Stadium cuma memakan biaya sebesar 10 ribu pounds saja
(setara Rp189 juta).

Tujuh tahun berselang, Mikel Arteta selaku pelatih utama tim Arsenal memberi
kesempatan buat Patino untuk memainkan laga debutnya. Ia masuk sebagai
pengganti ketika Arsenal telah unggul 4-1 atas Sunderland di laga perempat final
Carabao Cup.

Ia cuma butuh waktu 11 menit untuk mencetak gol debutnya bersama the Gunners.
Pergerakannya terlihat oleh Nicolas Pepe yang kemudian mengirimkan umpan ke
kotak penalti. Patino menyambar umpan itu dan mengubah skor jadi 5-1.


Sudah jelas, itu akan menjadi malam yang tak pernah dilupakan oleh Patino.
Kariernya mungkin bisa berjalan berbeda andai tak memilih Arsenal sebagai
tujuannya usai hengkang dari Luton pada usia 11 tahun.

Tidak seperti pemain muda lainnya, Patino diberkahi opsi untuk memilih klub papan
atas Eropa sebagai tujuan berikutnya dalam kariernya. The Guardian berkata kalau
Patino menarik perhatian Tottenham, Chelsea, hingga Manchester City saat itu.

Namun pada akhirnya, ia menjatuhkan pilihannya kepada the Gunners karena alasan
yang sederhana. Jarak antara rumahnya di St Albans dengan tempat latihan Arsenal
membuatnya yakin buat bergabung dengan akademi Hale End.

Pilihan Patino tidak salah, karena Arsenal terbilang ramah buat pemain muda
ketimbang tiga klub lain yang mengincar jasanya. Ia juga beruntung karena punya
Mikel Arteta sebagai pelatih yang bertekad melindungi karier pemuda seperti dirinya.

“Dia adalah anak keluaran sistem kami, anak yang baik. Dia berlatih bersama kami
hampir setiap pekan. Seperti mimpi. Datang ke sini sebagai debutan, mencetak gol di
depan fans kami, momen yang sangat spesial,” ujar Arteta.

“Kami harus menghindarinya [keriuhan]. Kami masih memiliki banyak kompetisi di
depannya. Dia sangat muda,. Dan dia harus melewati langkah demi langkah. Hari ini
dia cukup beruntung, mendapat kesempatan dan memanfaatkannya dengan baik.”

Sekarang, Patino hanya perlu mempercayakan masa depannya kepada Arteta. Pria
asal Spanyol itu telah mengorbitkan talenta seperti Emile Smith Rowe dan Bukayo
Saka, dan Patino hanya perlu menunggu momen berikutnya datang.